Kamis, 27 Agustus 2009

Latu

Kembali keangkuhan memeluk ku
kesombongan merantai
tangan kaki berlumur
darah
merah
tersayat
teriris
Kepala pecah
tergilas
terinjak roda
Hancur
Lebur
Mati
Tak ada lagi arti
Sia sia
harta di tumpuk berhari hari
akhirnya mati tiada
di hargai lagi

sudahlah cukup sampai di sini
sebelum tangan ku membelah bumi

dan biar lah aku pergi kemakam ku sendiri
kerandaku sendiri

keranda hati
makam jiwa yang terluka

Tidak ada komentar:

Posting Komentar