"SURATAN"
Kembali ku tatap bintang itu
Bintang yg bukan milik ku lagi
dan bulan ini pun bukan untuk ku
Setengah evolusi ini pun bukan punya ku
Ku benamkan muka ku dalam sepuluh jariku
Ku terhanyut dalam seribu sedu
ku tenggelam di danau pilu
Dan ku katakan lagi
Aku tak pantas jadi penulis
(seperti kata suratan mu)
Suratan yang lahirkan sedu
Sedu yang tak mampu terhapus pena waktu
Sedu yang hanya kan terhapus oleh suratan tangan mu
Penyura senyumku . . .
Lihatlah bintang itu
Semoga seribu bintang nanti
Kan dapat ku persembahkan untukmu
Untuk melukis segores senyum
Senyum di sela keriput pipinya
Senyum dari bibir mungilnya
Senyum dalam senyum terindahnya
Senyum . .Kebanggaan
Atas yg mereka banggakan
Minggu, 16 Agustus 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar